Suara penyiar sayup sampai
Lewati jendelaku bersekat kawat nyamuk
Sebuah jingle iklan berkumandang
Bersama sinar matahari menari
Setelah banyak nama terlontar
Sebuah lagu mendatangi kamar
Iramanya menggamit rindu
Melompati tembok menggapai kupingku
Tiba-tiba lagu hilang ditelan angin
Aku terhenyak lamunanku terhempas
Kalimat motivasi dimuntahkan
Aku hilang paham terdiam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AGUSTUS KE DELAPAN SATU
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar