Padi tak pernah merdeka
Akarnya telah lama dikebiri
Seluruh tubuhnya adalah rekayasa
Tanah besekongkol dengan petani
Hanya membiakkan racun dikandungnya
Seranggapun dilarang mendekat
Selama hidupnya yang tragis dan pendek
Padi diguyur hujan digoda angin dan diterpa panas
Hingga akhirnya bunting
Panen adalah pemenuhan takdirnya
Jerami dibiarkan menumpuk dan layu
Gabah digiling menjadi racun bernama beras
Minggu, 12 April 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AGUSTUS KE DELAPAN SATU
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar