Ketika benang putih dan hitam bercerai
Ketika panas mencambuk punggung ringkih
Ketika keringat meneteskan lelah di dahi
Ketika rumput takjub pada senja mentari
Ketika serangga menumbuk cahaya untuk mati
Ketika peraduan merebahkan kantuk dibalik selimut mimpi
Ketika kokok pertama merobek sunyi dan rahmat melingkupi
Jumat, 15 Mei 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar