Selasa, 04 Agustus 2020

CAHAYA

Ketika cahaya beradu cahaya
Sinarnya muram dihadapan mata
Serupa batu jatuh ke dalam kolam

Silau cahaya hendaknya disaring
Pisahkan lembut dari terik menggigit
Serupa tepung kue diayak

Bermandi cahaya menegaskan warna
Merah kian gagah dan putih berupaya suci
Serupa hijau menyamar rumput daun

Eksistensi cahaya adalah angin
Geraknya meninggalkan bayangan
Serupa kakang kawah adik ari-ari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...