Di pelataran senja
Dan berjatuhan
Kaca berembun
Hujan bertemu senja
Jendela basah
Aku menatap
Hujan ditiup angin
Teja tenggelam
Mentari lenyap
Malam luruh dan dingin
Lampu menyala
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar