Jumat, 21 Oktober 2022

BENCANA

Bencana sebagaimana anak kandung musim, 
telah hilang dahan ranting
Air tak beriak hanya bergulung
Menghanyutkan segala yang terendam

Mendung yang mengaliri sungai
Setinggi bantaran menggenang
Di atas dipayangi oleh awan hitam
Angin bersiul memanggil hujan

Sekejap petir menusuk, memecah membelah
Menghela musim sekadar mengguyur
Langit pun gemetar hingga seanteronya
Dari punggungnya tercurah amarah alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata