Senin, 17 Oktober 2022

BUKAN IMPIAN SEMALAM

Impian serupa menyusun puzzle dari ketiadaan
Setiap kepingnya direkatkan
oleh darah dan air mata
Ceritanya mudah berubah

Ia datang menyelinap, 
menusukkan bilahnya
Di rembang malam yang mengharu biru
Seseorang berbicara tapi bukan aku

Sebagai semua mimpi, 
ia meninggalkan kisah yang samar
Dan mata tak dapat terpejam kembali,
karena tenggelam dalam kubangan pikiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...