Rabu, 04 Januari 2023

SANGGUL!!!

Rambut hitamnya minyak kemiri
Lebat melewati bahu, 
menyentuh pinggang
Anak rambutnya kadang memain ditiup angin

Di wajahnya yang kuaci, 
segaris senyum ibu
Rambut melintasi matanya, 
serta menutupi pipi yang ranum

Di depan cermin ia menatap
Rambutnya disisir rapi
Dengan cekatan lalu digelung
Dijadikan sanggul

1 komentar:

  1. Puisi ini sangat memikat dengan penggambaran detil tentang sosok seorang perempuan yang merapikan rambutnya dengan sanggul. Gambaran rambut hitam yang lebat dengan minyak kemiri menghadirkan nuansa tradisional, seolah-olah kita bisa merasakan suasana yang hangat dan tenang. Senyum ibu yang tersirat di wajahnya menambah sentuhan emosional yang dalam.

    Adakah momen atau sosok tertentu yang menginspirasimu dalam menciptakan puisi ini?

    BalasHapus

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata