Sabtu, 04 Februari 2023

KETIKA GITAR DIPETIK LEMBUT

Mata kejoramu menatap tanpa kedip
Seperti awan yang melayang di langit
Setiap not yang merintih pedih
Terjatuh dari jari yang menabuh

Nada berterbangan dari haribaan
Suaranya adalah bintang sunyi
Melesat mengikuti irama
Dan tersungkur di antara kuping dan pening

Dengan lembut jemari memetik air mata
Tandannya masih hijau dan muda
Disisipkan dukanya 
Hingga tuntas lagu digubah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...