Selasa, 14 Mei 2024

SENJA DI KOTA

Mesin kota menggeram di lampu merah
Knalpotnya terbatuk menebar asap jelaga
Wajah-wajah lelah menatapi senja
Di bawah naungan panas pancaroba

Matahari telah hilang wajah 
Warnanya yang keemasan berubah merah tembaga
Di taman kota angin semilir
Pedagang menggelar dagangan sepanjang trotoar 

Kota telah masuk keharibaan malam
Cahaya lampu mencoba berkedip 
Sepasang kekasih berjalan besanding
Mengitung langkah seiring sejalan

Menyusuri malam yang muda
Pengamen merayu dengan parau
Berharap recehan menghampiri
Sedangkan lagu diakhiri sebelum diawali

Jalanan tak terlalu padat
Satu dua mobil pun lewat
Orang berlalu lalang melepas penat
Lalu berhenti memesan kudapan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata