Senyummu tuba
Lelakimu jatuh hingga dosa
Meringkuk nista
Silau pukau merabu mata
Lirikanmu mahabbah
Sebagai sihir mencengkram
Jiwa terpasung
Setelah diloloh harta
Kuasa sebab tahta
Dan peluk wanita
Demikian itu tiga ta
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar