Senyummu tuba
Lelakimu jatuh hingga dosa
Meringkuk nista
Silau pukau merabu mata
Lirikanmu mahabbah
Sebagai sihir mencengkram
Jiwa terpasung
Setelah diloloh harta
Kuasa sebab tahta
Dan peluk wanita
Demikian itu tiga ta
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar