Kamis, 26 Januari 2023

IA MENGHUJAT

Suaranya mengalir datar begitu saja
Seperti datang dari ketiadaan
Lalu menerjang, 
memporak porandakan otakku

Ada amarah yang disuntikkan
Menyesaki rongga dada
Mengejar ia seperti anjing gila
Diterjangnya nalar hingga berdarah-darah

Kita siap untuk saling melukai
Bersenjatakan ego dan sumpah serapah
Karena simbol dinodai oleh kata-kata

Ketika maaf hanya lip service
Gugatan sebagai gelombang reaksi
Seperti taifun yang melibas tanpa kenal ampun

Rabu, 25 Januari 2023

SAAT KITA BERSENTUHAN

Tiada pandangku menatap resam wajah
Hanyalah tunduk menghitung lantai
Degup jantungku bertalu lesung padi
Diriku dirudung malu hingga meremang

Dalam diam ada lirik di ujung mata
Tatapnya menyelidik ingin tahu
Rambutmu menutupi separuh pandang
Sebagian memain di dahi tertiup angin

Sekian waktu telah hilang dalam kasunyatan
Hampir bersamaan kita mengangkat pandang yang likat
Di bibirmu ranum, segaris tipis senyum
Nyaris serak dan berbisik ku panggil kau, "Dik!"

Sabtu, 21 Januari 2023

DI PANTAI

Ombak menjulurkan lidahnya
Mengejar burung yang terbang menuju matahari

Nelayan menebar lamunan
Di tengah laut ia berbagi sunyi

Perahu adalah oase kecil di hamparan biru langit
Riak membawanya menuju kawanan ikan menari

Di tengah-tengah harapan ia melempar jala
Seperti membuang sial pada laut

Ditariknya perlahan hingga terperangkap di dalamnya kemiskinan, hutang, penyakit dan putus asa

Jumat, 20 Januari 2023

BASYIRON WA NADZIRON

lidahnya api, 
dan kata membakarnya sebagai kayu

Digelontornya hikmah kebijaksanaan, 
dan dijual hingga kering tenggorokan

Seperti dikepung pagar berduri, 
pikiran terhenyak sendiri

Sekian kata terbakar, hangusnya jelaga
menginfeksi otak hingga parasit


Kamis, 19 Januari 2023

DARI BERANDA RUMAH

Langit masih kokoh di atas
Menyimpan musim yang temberang
Memang kadang ia jatuh sebagai gerimis
Seperti tangis bocah yang merajuk

Di beranda dimana pepohonan bernyanyi
Daun menjatuhkan wajahnya di lantai
Diam-diam disingkapnya rahasia layu
Sehingga kuningnya berubah sayap kupu

Di seberang pagar berlumut, 
jalan desa membentang
Melintasi pedalaman hati 
hingga jauh ke horizon

Ada riak kecil semangat
di sepanjang alurnya yang gelombang
Bahunya hangat matahari pagi
Menjamah desa dengan kehidupan

Selasa, 17 Januari 2023

BLUES JAM TIGA

Pada tiga dini hari, HP tiba-tiba menjerit
Menarik aku dari mimpi
Sedangkan di teritis hujan berderai

Dengan mata setengah terpejam
Ku duduk di ujung amben. Menepis kantuk. 
Sedikit limbung, aku berjalan menuju kamar mandi

Semalam, sebelum tidur, ku berdoa
Membuat janji untuk kencan, 
untuk bersua di langit dunia

Jam tiga lebih, sambil menunggu kehadiranNya, aku shalat di sepanjang sajadah
Lalu memanggilMu dengan sepenuh asma'

Diantara cinta, rindu dan pengharapan
Hatiku hanya meratapi
Menanti perjumpaan kawula Gusti

Sementara Ia menyapa, "udunii astajib lakuum"
Mataku kian berat menahan kantuk
Sambil bersila di sajadah, aku kembali tertidur

Sabtu, 14 Januari 2023

DEAR SAHABAT

Sesungguhnya ku ingin menggapaimu
Mendudukkanmu di relung hati
Agar kita dapat selalu bersua
Tanpa perlu melepas rindu

Memang terkadang kau nyaris lenyap
Didera pertengkaran bodoh
Ego kita masih muda teruna
Mudah tersulut oleh omong kosong

Namun sosokmu tetap manjing
Terpeta jelas dalam luka ingatan 
Walaupun carut marut oleh kehidupan
Kau tetap bayangan di biji mataku

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...