Kamis, 09 Februari 2023

HARI KE 1, ANGIN

Angin hanya lalu lalang saja
Tiada ia menghela
Tidak pula berhenti di sudut para
Hanya berhembus

Berbaris awan berarak 
Dikumpulkannya di kaki langit
Setelah mendung berganti
Angin menebar benih hujan

Angin tetap saja berterbangan
Dari dahan ke ranting
Dari daun ke mana jua
Dari ada hingga tiada

Rabu, 08 Februari 2023

HARI KE 2, MENDUNG

Mendung terlihat berat
Menggantung di kaki langit
Seperti perut ibu hamil

Perlahan turun 
menjadi angin yang meniup

Seketika langit terkoyak
Dari mendung yang bunting tua
Pecah ketuban

Dan di sela-sela jari
Menetes air

HARI KE 3, HUJAN

Aku terkungkung sendiri di kamar belakang
Kamar dengan tempat tidur kayu meranti
Saat hujan terdengar merintih di atas genteng
Seperti isak tangis di tengah musim

Hujan memang masih mengguyur
Mungkin langit hendak dikuras hingga tuntas
Tembok pun gemetar sebab dingin menusuk
Sesekali petir melepas warnanya

Angin menerjang jendela hingga kacanya bergetar
Pikiranku melayang menembus derasnya hujan
Berkejaran dengan pandang mata 
Meliuk menghindar dari tetes air

Senin, 06 Februari 2023

LAUTKU LAUTMU

Kekasih, 
di rekah bibirmu, 
pantai telah pasir putih, 
menjorok ke laut biru

Elang laut menukik, 
menangkap ikan, 
di alunan ombak berwarna perak

Kekasih, 
dari pandang matamu, 
matahari lenyap, 
menjadi riak yang berdebur ke pantai

Nelayan mengail nasib, 
di atas perahu kecil, 
yang terombang ambing

Kekasih, 
senjamu telah tiba, 
kelabu adalah senyummu, 
karena senja tenggelam membawa teja

DATANGI IBU!!!

Sesekali datangi lah ibu dengan seikat cerita 
Sungkem lah pada diamnya
Sebab di dadanya lah sebermula kehidupan
Dan di senyumnya bersemayam Tuhanmu

Tak sulit jika menyenangkan hatinya
Namun, bisakah memenangkannya? 
Sehingga kita dapat mendekap kenangannya
Serta merta menatap wajah tuanya

Tinggalkan lah senyummu di hatinya yang samudra
Sematkan kabar hingga mata kataraknya berkedip senang
Beri ciuman pada pipinya yang berkarat
Ucapkan salam dan sematkan di pintu rumah

Sampai berjumpa pula di rindu yang lain, ibu! 

Minggu, 05 Februari 2023

KU AKAN

Ku benamkan ingatan 
Ke dalam impian
Seliar apa pun khayalan

Dan ruang di antaranya
Sebuah garis demarkasi
Mengalir darinya duka lara

Karena segenap akhir adalah luka

Sabtu, 04 Februari 2023

KETIKA GITAR DIPETIK LEMBUT

Mata kejoramu menatap tanpa kedip
Seperti awan yang melayang di langit
Setiap not yang merintih pedih
Terjatuh dari jari yang menabuh

Nada berterbangan dari haribaan
Suaranya adalah bintang sunyi
Melesat mengikuti irama
Dan tersungkur di antara kuping dan pening

Dengan lembut jemari memetik air mata
Tandannya masih hijau dan muda
Disisipkan dukanya 
Hingga tuntas lagu digubah

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...