Ketika itu malam telah mencapai sepertiga
Di kuburan tua hanya ada lengang
Remang bayang ditepis sinar bulan
Serangga malam terbang melanglang
Di samping kubur beberapa orang duduk sila
Mengelilingi tungku yang melepas asap kemenyan
Seorang tua merapal memimpin doa
Samar bau kembang setaman bercampur
Sesekali tangan si tua memasukkan sesuatu ke bara
Asap dupa membumbung tinggi
Di sampingnya, uba rampe berupa, candu, kopi dan rokok dalam satu takir
Ditambah kembang tujuh rupa dan kendi berisi air
Tiba-tiba selarik sinar melintasi kelam malam
Seperti bola api terbang melayang
Dengan cepat turun di hadapan
Suaranya berdebum seperti durian jatuh
Sosok lelaki tinggi kurus berdiri
Punggungnya bungkuk ke kiri
Pakaiannya semua putih
Wajahnya disamarkan oleh malam yang sepi
Tongkat menahan tubuhnya
Angin kian menggiriskan hati
Orang-orang kian menunduk takzim
Lalu suara sekembut nyamuk terdengar di telinga
Sajenmu sudah tak tompo, le
Kalian ingin apa dariku
Pemimpin doa lalu mengangkat tangan menyembah sambil berkata
Kami ingin minta nomor togel untuk undian lusa, Mbah