dengan membawa lelah
Dan debu sebagai pupur
menghiasi wajah musim
Ku seduh kopi sore
di antara manis pahitnya
Lidah mencicipi
hingga genap aromanya
Aku menemani
hingga senja sehitam kopi
Sebagai lambaian perpisahan
gemerisik di antara dedaunan
Bumi meregang Bahunya terentang Gemetar. Lalu laut tersungkur Menjauhi garis pantai Dan menyapu sebagai Syiwa Nyawa hanya daun kering Terin...