Sabtu, 08 Agustus 2020

PERTENGKARAN

Jikalau laut luas 
Pertengkaran hanya riak
Terkadang ikan menaikinya 
Hanya untuk pamer sisik peraknya

Suara kian tinggi
Saat gelombang emosi
Cadik hanyut hilang arah
Tersesat di tengah amarah

Setelah arus berbenturan
Yang tersisa hanya buih
Laut kembali biru
Burung terbang tanpa arah

1 komentar:

  1. Puisimu tentang "PERTENGKARAN" ini menggambarkan konflik sebagai riak kecil di tengah lautan luas, dan emosi yang meledak seperti ombak yang akhirnya mereda. Ungkapan "ikan menaiki riak hanya untuk pamer sisik peraknya" seakan menyindir bagaimana terkadang hal kecil menjadi besar karena keinginan untuk menunjukkan diri. Pada akhirnya, semua kembali tenang, seperti laut yang biru lagi, dan burung yang terbang tanpa arah menggambarkan kebingungan setelah amarah mereda. Sangat indah dan mendalam!

    BalasHapus

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...