Yang sejak lama diam
Hanya memandang benci
Dan bisik di ruang diskusi
Perlawanan adalah alat
Semenjak batu asah
Semenjak benturan kata
Hingga merah darah
Perlawanan adalah kita
Mayoritas tiada panggung
Menggeram dendam
Menusukkan hujah hingga luka
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...