Jumat, 14 Oktober 2022

PUTRI TIDUR

Putri tertidur sejak waktu
Dibawanya semua mimpi kepada malam
Sungguh genap ia terlelap
Hanya tarikan nafas dan dengkur halus

Dalam mimpinya ia bersua cinta
Hatinya berdetak laksana birahi
Tubuhnya bergetar bahna rindu
Bibirnya menanti kecup

Namun pujaan bersalin rupa
Senyumnya seringai srigala
Diterkamnya segala dosa membara
Sebagaimana mimpi adanya

Rabu, 12 Oktober 2022

KOREK API!!!

Api tak kuasa menampik gelap
Karena malam telah menghadang
Panasnya pun tak merambati
Hanya bayang yang menggigil

Sebatang korek perlahan terbakar
Melumat tubuhnya dengan lahap
Di ujung jari ia mati tanpa kedip
Meninggalkan jejak arang hitam yang rapuh

Sisa nyala telah asap
Meninggalkan lengang tak lekang
Terang telah padam tenggelam
Yang tersisa hanya suara sunyi

Senin, 10 Oktober 2022

CERITA HUJAN

Hujan turun layaknya tirai
Sulurnya panjang menjuntai

Suaranya nyaris ritmis, 
tiris hingga mistis

Seperti tangis, 
rindu adalah bidadari

Segenap kenangannya magis
Sebagai jawab dari doa sunyi

Tanah pun basah dan pohon gemetar
Langit telungkup namun kasih tak sampai

Sabtu, 08 Oktober 2022

MENUNGGU ILHAM

Tiada tempat khusus untuk menampung ilham
Sekadar papan ketik elektronik yang berkedip

Telah siap kata-kata untuk memerangkapnya
Untuk meletakkannya tepat di cakranya

Sebagaimana menunggu berbanding lurus dengan bosan
Maka huruf tetap bergerak liar sebagai zarah

Dicarinya ketika untuk menyergap
Menjadi penangkap hingga terungkap


Senin, 03 Oktober 2022

LUKISAN TUA

Mata itu hanya mendustakan usia
Catnya telah memudar dikikis waktu
Dulu sekali lukisan itu selalu bercerita
Tentang warna bahagia yang rindu

Di waktu lalu seulas senyum sering menghampiri
Menyapa penghuni sebagaimana keluarga
Sebagai bahagian dari rumah tiada bingkai
Di tembok yang putih kapur kelupas

Ketika tahun telah hilang makna
Ditelan segenap kenangan yang meranggas
Lukisan nyaris menggantang sepi
Seperti sawang di para-para sunyi

Minggu, 02 Oktober 2022

BERHARAP RUMAH

Sebagaimana sarang 
kita dapat mendatanginya 
berulang dan berulang 
Sebuah tempat kembalinya lelah

Ataupun persinggahan sementara
Untuk meletakkan sejenak 
beban duka dan luka 
dari bahu kehidupan

Rumah dengan naungan teduh 
dan dinding yang hangat 
tempat kita saling bertukar cerita 
tentang hari dan harapan

Ketika sayap tunai ditisik
Kuku telah cakar tajamnya
Terbanglah mengikuti angan
Ke Barat dimana kenangan tenggelam

Sabtu, 01 Oktober 2022

PERJALANAN MALAM

Perjalanan malam diawali dari hati
Sebagai perigi ada bening di sana
Sedangkan mata menipu ruang dan waktu
Dalam hening aku percaya

Dimana malam diletakkan
Gelap hanyalah tirainya
Mata batin menelisik
Demikianlah hikmah kebijaksanaan

Saat malam mencapai
Maka rindu menggapai
Namun kisah tak sampai
Hanya samar sebagai mimpi

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...