Tiada tanda atawa sidik
Lalu ingatan dituangkan
Menjadi selarik bentuk
Mata mulai menulis
Dengan warna pelangi
Setiap huruf yang tertinggal
Menjadi jejak langkah di ruang baca
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...