Dehamnya halilintar
Muntahkan air jua
Segenap basah
Demikian tanah
Guruh gemuruh amarah
Setelah sepenanak nasi
Hujan tinggal rintik gerimis
Tetapi mengapa langit tetap meraung, menangis
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...